Kitab Allah adalah kumpulan wahyu Allah yang disampaikan kepada para rasulnya untuk disampaikan kepada semua manusia sebagai pedoman hidup.
Iman kepada kitab-kitab Allah berarti percaya dan yakin dengan sepenuh hati bahwa Allah menurunkan wahyu kepada para rasul berupa kitab-kitab yang mengandung perintah dan larangan, untuk menjadi pedoman hidup manusia dalam mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
Percaya terhadap kitab-kitab Allah merupakan kepercayaan yang mendasar dalam akidah Islam.Iman kepada kitab-kitab Allah meliputitiga perkara pokok sebagai berikut:
1. Meyakini bahwa Allah menurunkan beberapa kitab suci yang diwahyukan kepada para rasul-Nya, untuk dijadikan pedoman hidup manusia.
2. Meyakini kebenaran ajaran yang ada di dalamnya, tanpa keragu-raguan, dan3. Mengamalkan ajaran-ajaran yang ada di dalam kehidupan sehari-hari, baik perorangan sebagai anggota keluarga maupun sebagai anggota masyarakat.
Dalil tentang wajibnya beriman kepada kitab-kitab suci Allah, antara lain firman Allah dalam Q.S. al-Baqarah: 4
وَٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ وَبِٱلْءَاخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ
“Dan mereka yang beriman kepada kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-Kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.” (Q.S. al-Baqarah:4).
Kitab-Kitab yang telah diturunkan sebelum Nabi Muhammad s.a.w. ialah Kitab-Kitab yang diturunkan sebelum Al-Quran, seperti Taurat, Zabur, Injil dan Shuhuf-Shuhuf yang tersebut dalam Al Quran yang diturunkan kepada Para rasul. Allah menurunkan kitab kepada Rasul ialah dengan memberikan wahyu kepada Jibril, lalu Jibril menyampaikannya kepada rasul. Demikian juga firman Allah swt. berikut.
كَانَ ٱلنَّاسُ أُمَّةً وَٰحِدَةً فَبَعَثَ ٱللَّهُ ٱلنَّبِيِّۦنَ مُبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَ وَأَنزَلَ مَعَهُمُ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ ٱلنَّاسِ فِيمَا ٱخْتَلَفُوا۟ فِيهِ ۚ وَمَا ٱخْتَلَفَ فِيهِ إِلَّا ٱلَّذِينَ أُوتُوهُ مِنۢ بَعْدِ مَا جَآءَتْهُمُ ٱلْبَيِّنَٰتُ بَغْيًۢا بَيْنَهُمْ ۖ فَهَدَى ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لِمَا ٱخْتَلَفُوا۟ فِيهِ مِنَ ٱلْحَقِّ بِإِذْنِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ يَهْدِى مَن يَشَآءُ إِلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ
Manusia itu adalah umat yang satu. (setelah timbul perselisihan), Maka Allah mengutus Para Nabi, sebagai pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka kitab yang benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. tidaklah berselisih tentang kitab itu melainkan orang yang telah didatangkan kepada mereka Kitab, Yaitu setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, karena dengki antara mereka sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkann itu dengan kehendak-Nya. dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus. (Q.S. al-Baqarah: 213)
Kitab-kitab Allah dan para Rasul penerimanya
Rasul yang diutus oleh Allah diberi-Nya kitab sebagai pedoman bagi umat manusia. Meyakini adanya kitab-kitab tersebut dengan kepercayaan yang kuat dengan tidak dicampuri keraguan sedikit pun. Allah mengutus para Rasul yang diturunkan bersama mereka kitab-kitab sebagai pedoman hidup manusia. Kitab-kitab tersebut adalah sebagai berikut.
1. Taurat
Taurat berasal dari bahasa ibrani yang artinya Ajaran. Kata taurat berasal dari kata Thora yasng artinya Kitab suci . Kitab suci ini di turunkan Allah SWT kepada Nabi Musa as. Untuk membimbing umatnya yakni kaum (Bani Islael) dan taurat ini di peruntukan untuk Agama Bani Yahudi (orang Yahudi)yang di sebut Bibila (al- Kitab) dan orang kristen menyebutnya dengan sebutan Perjanjian Lama (Old Testatement). Di dalam agama yahudi yang menjadi tuntunan hidupnya bukan hanya taurat saja , masih ada dua lagi komponen kitabnya yakni : Nabiin dan Khetubiin
Dalam Kitab Taurat terdiri 10 Perintah Allah yang menjadi ajaran sentral dalam agama yahudi.
Sebagaimana dijelaskan oleh Allah swt. dalam ayat berikut
إِنَّآ أَنزَلْنَا ٱلتَّوْرَىٰةَ فِيهَا هُدًى وَنُورٌ ۚ يَحْكُمُ بِهَا ٱلنَّبِيُّونَ ٱلَّذِينَ أَسْلَمُوا۟ لِلَّذِينَ هَادُوا۟ وَٱلرَّبَّٰنِيُّونَ وَٱلْأَحْبَارُ بِمَا ٱسْتُحْفِظُوا۟ مِن كِتَٰبِ ٱللَّهِ وَكَانُوا۟ عَلَيْهِ شُهَدَآءَ ۚ فَلَا تَخْشَوُا۟ ٱلنَّاسَ وَٱخْشَوْنِ وَلَا تَشْتَرُوا۟ بِـَٔايَٰتِى ثَمَنًا قَلِيلًا ۚ وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْكَٰفِرُونَ
"Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara Kitab-Kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (Q.S. al-Maidah: 44).
Juga firman Allah dalam Surah Al-Isra ayat 2 berikut.
وَءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَٰبَ وَجَعَلْنَٰهُ هُدًى لِّبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ أَلَّا تَتَّخِذُوا۟ مِن دُونِى وَكِيلًا
”Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): "Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku,” (Q.S. al-Isra: 2).
2. Kitab Zabur
Zabur adalah Kitab cuci yang di beriak kepada nabi dawud A.s
Zabur berasal bahasa Arab dari kata : ZABAR –YAZBURU- ZABUR yang berarti menulis. Di sebut juga dengan kata lain yakni MAZMUR Jamak dari kata MUZAMIR .
Zabur berisi 150 qiraah ( Nyanyian) yang di senandungkan Nabi Dawud.dengan mengungkapkan semua pengalaman hidup yang di alami Nabi Daud pada masa hidupnya.seperti “ Dosa , kejatuhan, pengampunan dosa,sukacita tentang kesenangannya atas Musuh Allah SWT dan Kemulyaan Allah.
Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud a.s. sebagaimana firman Allah dalam ayat berikut.
وَرَبُّكَ أَعْلَمُ بِمَن فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۗ وَلَقَدْ فَضَّلْنَا بَعْضَ ٱلنَّبِيِّۦنَ عَلَىٰ بَعْضٍ ۖ وَءَاتَيْنَا دَاوُۥدَ زَبُورًا
Dan Tuhan-mu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. dan Sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Daud.(Q.S. al-Isra:55)
3. Kitab Injil
Kitab suci Injil adlah kitab suci yang diturunkan kepada nabi Isa A.s bin Mar’yam Kitab suci ini intinya merupakan Ajaran Kepada Umat nabi Isa a.s untuk hidup dengan Zuhud yaitu : menjauhi kerasukan dan ketamakan duniawi. Hal itu di maksud untuk meluruskan pandangan kaum yahudi yang bersifat material. Kita injil yang ada sekarang ini berbeda dengan kitab injil yang diturunkan kepada nabi Isa A.s. dalam bentuknya yang sekarang ada sejumlah pengikut nabi Isa a.s yang memasukan keterangaannya ke dalam kitab. Mereka adalah Matius,markus dan yahya. Oleh karena itu injil disebut namakan menurut pengarangnya yaitu .injil matius,injil markus, injil lukas dan injil yahya.
Kitab ini diturunkan kepada Nabi Isa a.s. sebagaimana dijelaskan oleh Allah swt. dalam ayat berikut.
وَقَفَّيْنَا عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِم بِعِيسَى ٱبْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلتَّوْرَىٰةِ ۖ وَءَاتَيْنَٰهُ ٱلْإِنجِيلَ فِيهِ هُدًى وَنُورٌ وَمُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلتَّوْرَىٰةِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةً لِّلْمُتَّقِينَ
46. Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi Nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, Yaitu: Taurat. dan Kami telah memberikan kepadanya kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, Yaitu kitab Taurat. dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. (Q.S. al-Maidah: 46).
4. Kitab Al-Qur'an
Al-qur’an adalah kitab suci Umat islam Yakni firman Allah SWT yang di wahyukan kepada Nabi Muhamad sebagai Nabi terakhir untuk jaman selanjutnya.
Q.S. Al-maidah ((5) ;ayat 48
وأنزلنا إليك الكتاب بالحق مصدقا لما بين يديه من الكتاب ومهيمنا عليه فاحكم
Artinya :” Artinya;” Dan Kami telah turunkan Kitab (Al-qur’an) kepadamu( Muhammad), dengan sebenarnya, untuk membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya,dan menjaganya
di maksud Al-Qur’an kerena Ia merupakan kitab suci yang harus di baca (iqra) .adapun nama lain dr Alqur’an adalah Al-kitab,(ketetapan atau tulisan ), Az-Zikri(red_pengantar) atau Al-furqan ( Pembeda antara yang benar dan yang salah). Al Qur’an di turunkan untuk menyempurnakan kitab-kitab yang turun terdahulu.seperti Taurat, Zabur, dan Injil). Dengan diturunkan Kitab Al-Qur’an maka selesailah masa berlaku kitab taurat ,zabur dan injil dan masa berlakunya Alquran sampai akhir jaman sebagi mana di jelaskan dalam ahyu allah dalam Al-qur’an, Q.S. Al-maidah ((5) ;ayat 48
وأنزلنا إليك الكتاب بالحق مصدقا لما بين يديه من الكتاب ومهيمنا عليه فاحكم بينهم بما أنزل الله ولا تتبع أهواءهم عما جاءك من الحق لكل جعلنا منكم شرعة ومنهاجا ولو شاء الله لجعلكم أمة واحدة ولكن ليبلوكم في ما آتاكم فاستبقوا الخيرات إلى الله مرجعكم جميعا فينبئكم بما كنتم فيه تختلفون
Artinya : “ Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu.
Firman Allah yang lain yang menyatakan bahwa Al-Qur’an adalah kitab Allah yang terakhir dan terlengkap yakni firman Allah dalam QS. Ali- Imran ( 3): Ayat 3
نزل عليك الكتاب بالحق مصدقا لما بين يديه وأنزل التوراة والإنجيل
Artinya :” Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur'an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil. (QS. Ali- Imran /3: 3).
Suhuf
Selain menurunkan kitab-kitab, Allah juga menurunkan suhuf-suhuf. Suhuf yaitu lembaran-lembaran yang berisi kumpulan wahyu Allah yang diberikan kepada rasul-Nya untuk disampaikan kepada umat manusia. Para nabi penerima suhuf- sebagai berikut:
1. Nabi Adam a.s. (10 suhuf)
2. Nabi Syits a.s. (50 suhuf)
3. Nabi Ibrahim a.s. (30 suhuf)
4. Nabi Musa a.s.(10 suhuf).
Semua yang diturunkan oleh Allah swt. baik yang terdapat dalam kitab-kitab maupun suhuf-suhuf merupakan satu kesatuan yang utuh. Ajaran itu memiliki unsur yang sama yaitu dinul Islam yang merupakan agama tauhid, yaitu mengakui dan mengesakan Allah swt..
Firman Allah swt..
18. Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam Kitab-Kitab yang dahulu, 19. (yaitu) Kitab-Kitab Ibrahim dan Musa. (Q.S. al-A’la: 18 - 19)
Fungsi iman kepada Al-Qur’an
Di antara punsi beriman kepada Al-Qur’an Sebagai berikut
1. Sebagai pedoman Hidup seluruh Umat manusia sampai akhir jaman
2. Sebagai penawar (obat) yang manjur untuk mengobati penyakit Rohani umat manusia
3. Menegaskan Tujuan Penciptaan manusia yaitu untuk beribadah
4. Mendorong umat manusia untuk mempelajari pengetahuan dan teknologi serta meningkatkan ke arah yang lebih maju
Hikmah Beriman kepada Kitab- kitab Allah
1. Manusia dapat hidup bahagia di dunia dan di akherat karena telah memiliki tuntunan hidup yang jelas
2. Manusia mampu menghadapi dan menyelesaikan semua persoalan kehidupan.
3. Manusia memperoleh penjelasan janji Alaah dan AncamanNya.
4. Meyakini terhadap kerosulan seseorang itu adalah utusan Allah.
5. Menjadikan manusia berfikir dan berbuat positif.
6. Memperoleh informasi tenteng hal-hal ghaib yang tidak terjankau oleh akal pikiran manusia
7. Manusia dapat menentukan ketentraman dan ketenangan Jiwa.
Semoga bermanfaat!
Rujukan:
Berbagai sumber

Assalamu'alaikum, Masya Allah Din, kerennnn! sukses Din!
BalasHapusWa'alaikumussalam.... Makasih teh... Sukses juga buat teteh
Hapus